22 Juni 2009

Mengakui Kesalahan

Setiap dari diri kita tidak ada yang sempurna, semua pernah melakukan suatu kesalahan baik itu kesalahan kecil atau kesalahan besar, disengaja atau tidak disengaja. Tetapi saat telah tersadar telah melakukan sebuah kesalahan yang disengaja atau tidak, seringkali enggan dan tidak mau mengakui kesalahan tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa seringkali enggan untuk mengakui sebuah kesalahan. Mungkin karena malu, gengsi, takut terkena sanksi dan banyak lagi alasan lain yang membuat takut untuk mengakuinya.

Mengakui kesalahan adalah sebuah kemenangan, karena dengan mengakui kesalahan yang telah dilakukan berarti seseorang telah belajar berintospeksi diri, belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dimasa yang akan datang dan belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Dengan mengakui kesalahan yang telah dilakukan, orang lain tidak akan menghina kita, malah mereka akan semakin menghargai kita karena dalam diri sudah tertanam sikap untuk bertanggung jawab kepada apa yang telah kita lakukan.

Ya Tuhanku, ampunilah semua kesalahan yang telah aku lakukan kepadaMu...

18 Juni 2009

Siapakah Aku...?

Teringat beberapa bulan yang lalu, saat aku dapat panggilan interview di salah satu toko komputer yang ada di kota Malang. Saat interview, Pak Rohman, bapak yang mewawancaraiku memintaku untuk menceritakan Siapakah aku...? Ceritakan tentang Siapakah diriku...?

Sempat bingung juga, karena harus dijawab apa dan harus mulai dari mana...?

Karena terlalu lama berfikir dan karena malu kepada Pak Rohman, aku jawab saja pertanyaan itu dengan ide-ide yang tiba-tiba saja ada di kepalaku saat itu.

"Menurut teman-teman, saya itu bla...bla...bla..., saya juga sering melakukan bla... bla... bla..., menurut mereka, saya suka bla... bla... bla... dan saya tidak suka dengan hal bla... bla... bla... dsb"

Pak Rohman berkata "Sepertinya semua yang saya dengar barusan bukan dari anda sendiri melainkan pendapat orang lain kepada anda, bukan anda sendiri yang bilang kepada saya siapakah anda...?"

Setelah lama berbincang dan melalui perdebatan kecil tentang "Siapakah saya...?", saya menyerah dan berkata kepada Pak Rohman, "OK pak, saya mengakui, sampai saat ini saya masih belum tahu siapakah saya...? Mungkin hanya satu dzat yang tahu siapakah saya, yaitu Tuhanku..."

Sampai disitu, Pak Rohman menjabat tanganku dan berkata kepadaku "OK, cukup sampai untuk hari ini. Datanglah kesini lagi minggu depan dihari dan jam yang sama dengan hari ini untuk mengikuti test selanjutnya..."

Dalam perjalanan pulang, aku termenung... tersenyum dan tertawa kecil, menertawai diriku sendiri, karena sampai saat ini aku belum tahu Siapakah Aku...?

Tuhan... Bimbinglah aku menuju jalanMu... langkahkan kakiku menuju ridloMu... Tuntunlah hidupku, karena Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui siapakah aku dari pada aku sendiri...

17 Mei 2009

Awali Harimu dengan Tersenyum

Tulilut...tulilut... Tulilut...tulilut... Handphone Nokia 3310 berbunyi, tanda kalau ada sms masuk. Kulihat jam dinding menunjukkan pukul 5 kurang seperempat pagi. Kuraih handphone ku, sambil masih menahan kantuk, ku baca sms yang barusan masuk. Sahabat ku sms pukul 6 pagi ini mau mengajakku pergi ke lapangan untuk main bola. Langsung saja aku balas sms dia dan meng-iya-kannya kalau aku ikut main bola karena aku sendiri hobi main bola.

Sambil masih menahan kantuk aku ke kamar mandi untuk mecuci muka. Tanpa sadar kupalingkan wajahku untuk melihat cermin. Mataku terlihat masih kusam, rambutku acak-acakan tanda kalau rasa kantukku belum hilang. Sejenak aku termenung, tersenyum lebar karena blum sampi 10 menit aku terbangun dari tidurku ada banyak sekali hal yang dapat membuatku tersenyum.

Sewaktu Nokia 3310 ku berbunyi, aku dapat tersenyum karena sampai saat ini indera pendegaranku masih berfungsi dengan normal karena masih bisa mendengarkan alunan musik tulilut tulilut dari handphoneku.

Aku dapat tersenyum karena sampai saat ini badanku masih sehat, tak ada kekurangan apapun. Mataku masih bisa melihat, otakku masih berfungsi dengan baik untuk mengingat dan membaca setiap huruf di handphoneku. Dua kaki yang kumiliki masih bisa berjalan, untuk menopang tubuhku.

Segarnya air dipagi haripun masih bisa aku rasakan, walau kadang badanku terasa kedinginan saat menyentuh air, tetapi manfaatnya akan selalu aku rasakan dalam tubuhku...

Adakah hal lain yang menghalangi kita untuk memulai hari ini dengan tersenyum...?

Awali harimu dengan tersenyum
karena dengan tersenyum dapat menyejukkan hati orang-orang yang melihatmu


Tuhan, tetaplah tersenyum kepadaku...
Walau aku sadar aku tak pantas untuk mendapatkan senyum darimu...

16 Mei 2009

Terima Kasih

Kata "terima kasih" merupakan dua kata sederhana yang sangat mudah diucapkan. Tetapi kata tersebut seringkali terasa sangat mahal untuk diucapkan, terlebih lagi jika kita tidak terbiasa untuk mengucapkannya - Saya termasuk salah satunya

Terima kasih memang memerlukan ketulusan dalam mengucapkannya, karena tanpa ketulusan, kata tersebut menjadi kurang berarti - tetapi masih lebih baik dari pada tidak mengucapkannya sama sekali

Secara kita hidup, sebenarnya banyak sekali hal yang dapat membuat kita perlu untuk mengucapkan terima kasih, mulai saat bangun tidur dipagi hari sampai saat kita kembali tidur dimalam hari. Bahkan kalau memungkinkan, kita juga dapat mengucapkan kata tersebut dalam mimpi

Akhir kata, terima kasih banyak kepada para pengunjung blog ini yang telah meluangkan waktu untuk membaca, meski postingan pada blog ini tidak begitu bermutu

Tuhanku Alloh SWT, terima kasih banyak karena engkau telah memberikan kekuatan kepadaku dalam mengisi Blog ini..

14 Mei 2009

ANU

Apakah dan Siapakah ANU itu...?

Menurut Wikipedia Indonesia, ANU dapat diartikan sebagai kata tunjuk untuk orang yang tidak di ketahui. Sebagai contoh, "Si ANU itu namanya siapa...?"

Dalam agama Hindu, ANU adalah salah satu tokoh dalam Susastra Hindu, yang juga muncul sekilas dalam kisah Mahabharata. Ia merupakan putera kedua dari pasangan Maharaja Yayati dengan Sarmista, pelayannya sekaligus istri keduanya

Kata ANU seringkali diucapkan ketika kita berfikir sebelum mengatakan sesuatu yang harus dilakukan atau berfikir sebelum menjawab sebuah pertanyaan. Contohnya seperti ini, "ANU, besok saya harus ke Malang untuk menghadiri acara pernikahan saudaraku" atau seperti ini "ANU, sebenarnya saya ingin membeli jam dinding tersebut tetapi saya tidak jadi untuk membelinya karena saya tidak begitu suka warnanya".

ANU juga merupakan singkatan dari Australian National University (Universitas Nasional Australia) yang merupakan salah satu Universitas ternama di pulau Kanguru.

Thanks very much to Sahabat ANU-ku (jangan pernah berfikiran negatif tentang kata ini)
Uki Setyo Ningrum & Tina Toond di Akor Komputer Pandaan
Hidupku takkan pernah seindah sekarang tanpa adanya kalian...

12 April 2009

Hari ini Aku Bahagia

Setiap orang (pemilik blog ini adalah salah satunya) pasti pernah berfikir dan bertanya dalam hati “Mengapa aku tidak bahagia…?” atau “Mengapa hanya kesengsaraan yang terjadi dalam hidupku…?” atau mungkin bertanya “Mengapa Tuhan tak pernah memberikan kebahagiaan dalam hidupku…?”

Setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya, tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana caranya mencari kebahagiaan dalam hidup, padahal banyak hal yang dapat kita lakukan agar kita menjadi lebih berbahagia.

Bersyukur pada apa yang kita miliki merupakan salah satu cara agar hidup kita menjadi bahagia. Dengan bersykur pada apa yang kita miliki, hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan dan beban yang ada di pundak kita selama ini akan terasa lebih ringan.

Renungkan saja apa yang terjadi pada diri kita hari ini, apa yang kita lakukan hari ini dan apa yang kita dapat hari ini, mulai dari bangun tidur dipagi hari sampai kita tidur lagi dimalam hari.

Ketika bangun tidur, kita dapat bersyukur, kita masih punya mata untuk melihat lampu di kamar tidur kita menyala. Coba bayangkan saja orang yang (maaf) tuna netra, mereka tidak dapat membedakan apakah lampu kamar mereka menyala atau tidak. Salah satu anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang jarang kita (termasuk pemilik blog ini) syukuri adalah penglihatan.

Setelah terbangun dari tidur, kita ke kamar mandi untuk memcuci muka, membersihkan badan dan menggosok gigi kita sehingga badan kita akan terasa lebih segar dari sebelumnya. Sekarang coba bayangkan, banyak orang yang sampai saat ini masih punya alergi terhadap air. Mereka tidak bisa merasakan segarnya air di pagi hari. Satu hal lagi yang patut kita syukuri.

Beberapa jam kemudian, kita berangkat ke tempat beraktifitas kita sehari-hari. Yang masih sekolah pergi untuk belajar, yang sudah bekerja pergi ke tempat kerja untuk mencari nafkah untuk melanjutkan kehidupannya dan orang-orang yang mereka cintai. Satu hal lagi yang jarang kita (pemilik blog ini termasuk didalamnya) syukuri, kita masih dianugrahi Tuhan Yang Maha Kuasa yang namanya “kesehatan” untuk melakukan itu semua. Bayangkan saja dengan orang-orang yang sekarang lagi di rumah sakit, mereka tidak dapat pergi kemana-mana, mereka hanya bisa terbaring lemah tak berdaya, tanpa bisa melakukan sesuatu apapun. Mereka hanya bisa menunggu kedatangan dokter, suster dan orang-orang yang merawat mereka.

Sore hari, kita pergi ke warnet, untuk sekedar mencari informasi, chatting, browsing atau sekedar membaca postingan blog ini. Satu lagi karunia Tuhan yang patut kita syukuri. Bagiku, karunia untuk menulis postingan pada blog ini dan bagi anda karunia untuk bisa membaca postingan blog ini. Bayangkan saja orang lain yang sampai saat ini masih belum dapat mengakses internet, mereka takkan pernah membaca tulisan ini.

Malam hari, disaat kita lelah setelah seharian melakukan aktifitas, dilengkapi dengan selimut, kita dapat tidur nyeyak di tempat tidur yang kita punya. Walaupun mungkin tempat tidur yang kita punya tidak semewah seperti di hotel, tapi masih kita masih memiliki tempat untuk tidur. Bayangkan saja orang lain yang sampai saat ini belum memiliki tempat tidur, malam ini mereka mungkin akan merasa kedinginan karena tak ada tempat tidur yang layak buat mereka.

Semua hal yang telah kita lalui hari ini adalah karunia Tuhan yang jarang atau bahkan tidak pernah kita (penulis postingan ini salah satunya) syukuri. Padahal semuanya adalah karunia Tuhan Yang Maha Kuasa yang diberikan kepada kita agar hidup kita menjadi lebih bahagia.

Ya Alloh SWT, ampunilah semua dosa-dosaku yang tak pernah bersyukur atas apa yang engkau berikan kepadaku…!

I hope I have & I Can Smile for Everybody…

03 April 2009

Jalani Hari ini dan Masa Depanmu dengan Baik

Mengingat masa lalu yang buruk merupakan hal yang sangat tidak baik bagi kita karena dengan mengingatnya kita hanya berfikir & berkhayal tentang hal-hal buruk yang mungkin akan terjadi di masa mendatang. Bukan harapan akan cerahnya masa depan yang ada dalam benak kita melainkan ketakutan akan suramnya masa depan apabila kita hanya berkutat pada hal-hal buruk yang terjadi di masa lampau.

Mengingat kejadian buruk dimasa lampau akan membuat kita semakin pesimis dalam menjalani kehidupan. Rasa pesimis inilah yang menjadikan hidup semakin suram karena rasa pesimis inilah yang menghilangkan harapan akan datangnya kehidupan yang lebih baik.

Melupakan masa lalu yang buruk merupakan hal yang sangat sulit bagi setiap orang (termasuk aku juga), tetapi apabila bersungguh-sungguh untuk melupakannya, pasti ada jalan yang bisa ditempuh untuk melakukannya. Apabila kita dapat melupakannya, dalam diri kita akan ada rasa optimis untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

Rasa optimis inilah yang memudahkan kita dalam menjalani hari ini dengan lebih baik dan akan membuat masa depan kita semakin cerah karena dalam diri kita tidak ada rasa takut untuk mengarungi kehidupan dimasa depan. Tanpa di sadari, rasa optimis ini juga yang membuat diri kita semakin bersemangat dalam melewati hari-hari kita lalui.

Bukankah kebahagiaan selalu bersama orang yang optimis dan penuh dengan semangat…?